Rindu Tanpa Fragmen

Jika kamu mulai bertanya,
Apa yang kamu rindukan?
Dia? Kenangan?
Adakah sisi baik yang pantas kamu ingat darinya?

Bukan seperti itu…
Aku tak pernah mengingatnya sebagai fragmen yang bisa disekat baik buruk.
Aku hanya mengingatnya sebagai sosok utuh yang kucinta dengan atau tanpa cela.

Yang kurindu pada setiap hela…
Salahkah?

Posted from WordPress for Android

Advertisements

3 thoughts on “Rindu Tanpa Fragmen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s