[REVIEW] Kembar Keempat – Sekar Ayu Asmara

kembar keempat

 

Judul Buku      : Kembar Keempat
Penulis              : Sekar Ayu Asmara
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama
Tebal                 : 271 halaman
Tahun Terbit : 2010

Buku Sekar Ayu Asmara yang saya baca pertama kali adalah Pintu Terlarang yang membuat saya shock dan merasa dikerjai saat sampai ending, but I love that great book. Ciri khas yang saya dapatkan dari buku Sekar Ayu Asmara adalah pilihan katanya yang mengalir indah (kadang ada pilihan kata yang tak biasa), alur yang tak mudah ditebak selalu menampilkan kejutan di ending, dan setting yang kaya menampilkan budaya Indonesia.

Saya kurang suka dengan cover buku kembar keempat ini. Terlalu mainstreem, saya lebih menyukai cover Pintu Terlarang (edisi lama bukan edisi cover film) yang terasa lebih “art” dengan ciri khas yang menggambarkan novel secara garis besar. Walaupun sebenarnya cover ini juga cukup menggambarkan salah satu tokohnya yaitu Axena yang merupakan seorang supermodel.

Buku ini bercerita perjalanan kembar tiga Bhara, Bhadra, dan Bhajra dalam menggapai impian masing-masing hingga ke seluruh penjuru dunia. Bhara merintis karis lewat pertunjukan Broadway di New York, Bhadra membuktikan kualitasnya sebagai seorang komposer di ajang internasional di Istanbul, serta Bhajra yang memilih membuat film dokumenter di tanah dewata, Bali. Dalam perjalanan meraih impian itu, masing-masing dipertemukan dengan belahan jiwa yang nantinya menghubungkan mereka kepada masa lalu yang tak terduga.

Novel ini sarat dengan pesan tanpa hendak menggurui, diantaranya tentang kerja keras untuk mencapai impian, cinta sejati, menerima takdir, serta memaafkan kesalahan fatal yang dilakukan orang terkasih: ibu. Karakter tokoh yang kuat membuat novel ini terasa hidup. Yang saya garis bawahi dari novel ini adalah tentang menerima masa lalu sebagai bagian dari takdir dan menjalani masa depan yang menanti di depan mata, sesuatu yang terdengar sederhana namun sulit dijalankan (semoga saya diberi kesabaran untuk belajar melakukan hal tersebut).

Ceritanya agak sedikit mudah ditebak, tidak seperti Pintu Terlarang yang membuat saya ingin berteriak di akhir: “Aaaaa, gue dikerjain! Jadi ini…..” (tidak mau spoiler buat yang belom baca 😀 ). Tapi meski begitu saya tetap menikmati novel ini hingga akhir karena untaian kata Sekar Ayu Asmara seperti memiliki magnet yang membuat saya tak bisa berhenti membaca sebelum halaman terakhir. Saya kurang suka ide cerita yang ditampilkan, walaupun saya akui itu ide yang menarik, tapi menurut saya terlalu khayal, kurang real, dan membumi.  Latar tempat yang berbeda-beda seperti New York, Istanbul, Mesir, dan  Indonesia diungkap secara detail termasuk juga budaya dari masing-masing tempat, saya sangat menikmati ini, seperti diajak berkeliling dunia 😀

Dibalik kelebihan maupun kekurangannya, saya rasa buku ini layak untuk dijadikan bacaan, terutama bagi penikmat karya fiksi. Buku ini agak berat (tidak cocok untuk yang menyukai bacaan ringan), tapi bagi saya yang memang menyukai bacaan yang menuntut untuk berpikir, buku ini ringan saja untuk dibaca. Dan kabar baiknya, saya mendapat buku ini dengan harga miring yaitu Rp 20.000 di stand diskon Gramedia. Saya senang membeli buku saat diskon, meski kadang buku-buku lama, tapi saya senang saja mengubek-ubek tumpukan mencari buku berkualitas yang masuk listed bacaan saya dan layak dikoleksi 😀

*Ini post saya ke 200, semoga saya tetap konsisten menulis 😀

Advertisements

56 thoughts on “[REVIEW] Kembar Keempat – Sekar Ayu Asmara

  1. asyiik.. nuansa blognya berubah euy..
    warna dan isinya berbeda *beda fokus* wkwkw

    Mantep teh! Baca2 postingan review seperti ini ngajarin aku gimana caranya ngereview. hehe jadi kepengen ngereview juga. 😀 (tpi harus baca buku/nonton sesuatu dulu ya? baru bisa ngereview wkwkw)

    Dan bukunya…. boleh atuh dipinjem *,* #plak hahahaha :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s