Wicak: Loveable and Nikahable

Gara-gara blog walking, terus kesasar di sini deh. Gara-gara itu pula saya jadi teringat dengan seseorang yang sangat saya cintai tersimpan di hati tapi terlupakan karena urusan dunia (ceilah panjang bener….:D).

Dan cowok ini seorang tokoh fiksi (nggak tahu juga kalau penulisnya terinspirasi real person, yang saya tahu dia adalah tokoh fiksi). Seperti yang sudah diketahui seantero negeri ini (beuh!!! sok terkenal!!!) kalau saya adalah pecinta buku, terutama novel. Telah banyak novel yang saya baca, banyak tokoh novel yang menarik hati, jadi kepada siapa saya menjatuhkan hati (haisssh!!!)?

Jawabannya: WICAK, tokoh novel Negeri Van Oranje. Entah kenapa sosok ini terus menari-nari di pikiran saya. Saya jatuh cinta pada pandangan pertama, kedua, ketiga, hingga saat ini kepada seorang Wicak yang hanya tokoh fiksi. Kenapa Wicak? Hmm…. Mari kita uraikan terlebih dahulu.

Wicak tetap di hati mesti saya akui KEENAN di Perahu Kertas adalah sosok ideal saya, penggambaran paling mendekati dari imajinasi gila saya yang pengen punya cowok pinter ngelukis (dunno why! cowok bisa ngelukis, maen piano, genius, nyanyiin saya lullaby pas mau tidur, yang bisa diajak gila, yang aneh, cool itu adalah cowok paling seksi di mata saya *berbinar-binar*). Dan saya juga menemukan Keenan saya walaupun minus maen piano, saya bahagia meskipun akhirnya ya begitulah….Saya belum beruntung *ambil tissue*

Wicak juga belum bergeser dari hati saya meski beberapa kali saya suka dengan tokoh-tokoh lain yang bahkan saya lupa namanya saking banyaknya. Tetep aja Wicak. Sekali Wicak tetap Wicak. Siapa sih Wicak? Istimewanya apa coba?

Wicak itu menurut saya seorang lelaki yang ditampilkan begitu real oleh penulisnya, tidak dibumbui macem-macem yang bikin dia jadi seseorang yang mustahil dan cuma ada dalam novel. Wicak yang mahasiswa S2, aktivis LSM, pecinta hutan, nggak ganteng, nggak tajir, tapi dia memiliki segala yang seharusnya dimiliki seorang lelaki (menurut saya loh…)

Saya nggak pernah mengimajinasikan Wicak secara fisik sih, saya nggak peduli, saya cuma bayangin kalau Wicak tuh tinggi dengan kulit cokelat eksotik, badan laki banget, dan….(STOP! ntar makin aneh mikirnya :D). Karakter Wicak yang kuat yang bikin saya jatuh cinta (Wicak ini emang loveable and nikahable banget :D)

Penuh cinta dan kasih sayang

Konon saat SMA, ayah Wicak di Banten mengalami kebangkrutan sampai jatuh sakit dan tidak bisa mencari nafkah lagi. Wicak sebagai anak tertua mengambil alih tugas ayahnya, bekerja sambil sekolah demi agar adik-adiknya tidak putus sekolah. Itu menandakan dia sayang keluarga kan? Cowok yang sayang keluarga itu seksi. Belum lagi kecintaan Wicak pada lingkungan yang membawanya menjadi aktivis NGO yang concern ke masalah penebangan liar hutan Indonesia, saking cintanya sampai mempertaruhkan nyawa demi aktivitasnya menyelamatkan hutan Indonesia, sampai diektradisi ke Belanda oleh pihak NGO untuk menyelamatkan nyawanya. Wuiiiiiih!!!! Cinta keluarga, cinta lingkungan, cinta tanah air. Penuh cinta dan kasih sayang!

Setia

Bertahun-tahun Wicak memendam cinta pada seorang wanita bernama Siti Rohmah, sampai ditinggal menikah pun masih aja belum bisa berpaling ke lain hati hingga akhirnya bertemu Lintang. Bertahun-tahun Wicak setia menggeluti aktivitasnya di NGO, tak kenal lelah memperjuangkan keselamatan hutan Indonesia. Bertahun-tahun juga Wicak menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya sakit. So… Sesuatu yang mahal dari seorang lelaki adalah kesetiaan.

Bertanggung jawab

Tulang punggung keluarga, berada di garis depan membela hutan Indonesia bahkan meskipun diekstradisi ke Belanda dia meneruskan perjuangan melalui tesisnya, mencari Lintang saat hilang di Praha semata bukan karena ingin membuktikan cintanya tetapi karena ingin menemukan Lintang sebagai bentuk tanggung  jawab untuk menjaga Lintang. Kurang bertanggung jawab apa coba? Pernah saya dengar pepatah: Lelaki itu setelah agamanya lihatlah tanggung jawabnya. Hmm…

Pemberani

Apa yang bisa diharapkan dari seorang lelaki pengecut yang bahkan menghadapi masalah saja memilih menghindar? Wicak adalah contoh seorang pemberani. Berani menghadapi pelaku penebangan liar yang bahkan termasuk para petinggi negeri ini sampai membahayakan jiwanya, berani mengambil langkah menyelamatkan jiwa ke Belanda dengan segala resiko masa depan yang kabur dan belum tentu bisa kembali ke Indonesia (keputusan cerdas juga karena perjuangan di luar negeri akan lebih mudah, dengan desakan dunia tentu saja akan lebih mudah menekan para pejabat culas tersebut dan tentu saja menghindari mati konyol karena dunia masih membutuhkan seorang Wicak :D).

Itu hanya sedikit dari karakter Wicak, untuk mengetahui lebih dalam bacalah novelnya Negeri Van Oranje, sebuah novel yang berisi petualangan mahasiswa Indonesia di Belanda yang sukses membuat saya bermimpi S2 di Belanda juga, dan nikmatilah membaca Wicak di novel itu. Jika kalian seorang yang tidak waras seperti saya (hahahaha :)), maka kalian juga akan jatuh cinta kepada Wicak.

Tapi puncak jatuh cinta saya adalah ketika Wicak menemukan Lintang yang hilang, membujuk Lintang untuk kembali, meyakinkan Lintang akan ketulusan cintanya, itu membuat saya meleleh… Seperti juga Lintang yang meleleh saat menatap sepasang mata Wicak, merasa cukup, merasa pencariannya berakhir, dan menemukan ‘rumah’ untuk pulang. Hiks…hiks… terharu… Suatu hari. Suatu hari saya akan menemukan Wicak saya, seseorang yang membuat saya merasa cukup ketika bersamanya dan menemukan ‘rumah’ untuk pulang (semoga lelaki itu adalah dia, amin…)

*Untuk seseorang yang tak ingin bertemu dengan saya lagi, meninggalkan saya tanpa penjelasan. Tanpa kamu tahu, saya tetap di sini menunggumu dengan perasaan yang sama meski kamu membuangnya. Saya tak bisa berbuat apa-apa, saya hanya bisa menyebutmu dalam do’a. Sisanya adalah urusan Tuhan apakah Ia berkenan menautkan takdir kita…
*Untukmu yang kepadamu aku jatuhkan hati, tak pernah berubah sejak kamu menyanyikan lagu kesukaanku tanpa kuminta.
Advertisements

2 thoughts on “Wicak: Loveable and Nikahable

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s