Butuh

Sendiri membuatmu kuat dan tak terikat. Tapi sendiri juga membuatmu lelah sewaktu-waktu.

Terkadang kamu butuh pundak untuk bersandar. Butuh telinga untuk mendengar. Butuh hati untuk membagi cinta. Butuh jemari yang menuntunmu saat lupa. Kembali ke rumah, menuju jalan pulang.

Butuh kamu. Canduku…

Advertisements

2 thoughts on “Butuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s