Aku Ingin

Pernah kamu mendengar manusia yang membunuh otaknya?

Aku ingin membunuh otakku yang terus memikirkanmu.

Aku ingin membunuh otakku yang terus berdialog dengan sosokmu.

Aku ingin membunuh otakku yang tak henti mengingat sebuah janji yang tak kan pernah kamu penuhi.

Aku ingin membunuh otakku seperti yang kamu minta agar aku melupakan semua rasa.

Aku ingin membunuh otakku.

Apakah aku akan sama pendosanya seperti manusia yang bunuh diri?

Bukan itu yang kucemaskan.

Aku takut suatu hari akan selalu mengingat saat kamu menelusupkan jemari diantara sela jemari yang bukan aku.

Jadi lebih baik kubunuh saja otakku, sebelum aku mati perlahan karena cemburu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s