[Renungan] Bukanlah Suatu Dosa Jika Berbeda

Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan latar belakang budaya yang berbeda. Selama kuliah, saya memiliki berbagai teman dari berbagai suku bangsa di Indonesia, bahkan warga negara asing. Dan saya masih sering tergelitik karena diantara mereka masih saja ada anggapan “Suku saya paling baik”, “Suku saya lebih baik dari sukumu.”, “Orang dari suku ini bla…bla…bla…” . Dan masih banyak lagi pernyataan yang menjurus ke isu SARA. Honestly, I really hate that…

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.  Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat:13).

Ada satu cerita di mana teman saya berasal dari sebuah suku yang masih kental budaya perjodohan sesama suku tersebut. Teman saya itu ternyata malah jatuh cinta kepada lelaki suku lain. Betapa ia berjuang meyakinkan keluarganya untuk menerima si calon suami, juga si lelaki yang sampai memberikan “penawaran” tinggi demi mendapat si perempuan. Sampai akhirnya mereka menikah dan ternyata hidup bahagia. Suaminya begitu mencintai dan sangat sabar. See? jelas kualitas seorang manusia tidak ditentukan dari suku mana ia berasal.

Dan saya juga mengalami hal tersebut (jadi curhat :P). Bertahun yang lalu saya pernah dekat dengan seseorang yang berbeda suku dengan saya. Belakangan saya tahu bahwa kami tidak akan pernah bersatu (ceilah bahasanya) karena saya tidak satu suku dengannya. Dan betapa saya tekejut dengan hal itu. Apakah saya meminta untuk dilahirkan berbeda suku dengannya? Bukanlah suatu dosa jika kita berbeda, karena perbedaan itu sendiri yang membuat hidup lebih indah. Kembalilah kepada QS. Al-Hujurat di atas. Lupakan! Saya benar-benar hilang respect dengan orang-orang yang membanggakan kesukuannya, ini berbeda dengan bangga terhadap identitas dan menjungjung melestarikan budaya ya. Apalagi kalau sampai orang itu merendahkan suku lain.

STOP RASISME!!!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s