Untukmu Yang Terus Berlari

Kamu terus berlari mengejar impian yang terlukis di angkasa

sementara aku tak punya lagi impian

setelah kutukar dengan memilihmu

tapi kamu meninggalkanku

melebur semua mimpi yang telah kutukar denganmu

aku tak lebih sepotong jasad tanpa nyawa

apalagi selain luka yang tersisa

 

Suatu hari saat kamu kembali dengan impian dalam genggaman

aku hanya ada di sudut gelap

mengintip senyummu bersama seseorang dimana kamu berbagi bahagia

bukan aku…

aku hanya perempuan bodoh yang terlalu naif menukar impian dengan kamu

yang bahkan tak sudi mengirim pesan singkat sekalipun

 

Perempuan ini

yang menyebutmu dalam setiap doa berbalut air mata

tak cukup pantas berharap

bahkan sekedar sapa singkatmu: Hallo!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s