Terserah Tuhan

Seberapa pun kita berusaha mengabaikan
Semuanya tak kan pernah sama seperti sebelum tragedi itu
Tapi…
Kamu tak perlu khawatir
Abaikan saja apa yang kamu tahu dari kedalaman sisi hatiku
Biarkan rasa menjadi urusan yang kubenahi sendirian
Aku hanya ingin bersamamu
Sebagai entah apapun
Bahkan jika bukan siapa-siapa
Aku hanya ingin di sampingmu
Menjaga mimpi-mimpi besar yang sedang kamu tuju satu-satu
Kamu tak perlu merasa bersalah
Izinkan saja aku lakukan yang kumau
Sampai aku lelah
Atau kamu yang berubah pikiran
Yang mana saja
Terserah Tuhan…

Advertisements

One thought on “Terserah Tuhan

  1. Saat kita tak mampu lagi berusaha mengajak orang lain untuk mengikuti kemauan kita, memang ada baiknya kita berserah diri. Bukankah pemaksaan kehendak hanya akan melahirkan keterpaksaan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s