Meski Kamu Tak Melihat

Ketika kamu mengirimku teks seperti biasa, aku sedang menangis.
Aku merindukanmu yang sejak tadi tak juga membalas pesanku.
Ketika tiba-tiba suaramu yang kujadikan ringtone mengalun seperti biasa, aku segera berlari menuju cermin.
Kuhapus sisa-sisa air mata di wajahku.
Kusapukan bedak tipis-tipis, kemudian kuwarnai merah muda bibir dan pipiku.
Lalu kuambil sisir, mulai merapikan rambutku yang berantakan.
Aku sudah cantik untuk membaca pesanmu. Meski kamu tak melihat.

Advertisements

One thought on “Meski Kamu Tak Melihat

  1. Assalamu’alaikum Wr. Wb…

    Silaturahmi di hari lebaran kedua, selamat Idul Fitri 1434 H, taqobbalallahu minna wa minkum, minal ‘aidin wa faaidzin…

    Mudah-mudahan kita termasuk hamba-hamba yang diterima amal ibadah kita oleh Allah Swt…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s