Jejak Tawa

Apakah ini kebetulan belaka? Hei! Bukankah tak ada yang namanya kebetulan? Bahkan setetes embun yang jatuh dari dedaunan pun telah digariskan.


Seirng kusebut namamu dalam do’a panjang di setiap pertemuanku dengan Sang Maha. Aku memohon agar Ia mengirimkan sepaket rasa ke hatimu seperti paket rasa yang lebih dahulu Ia kirimkan kepadaku.  Juga memohon disegerakan pertemuan yang serasa mustahil kejadian.

Aku tak tahu ini jawaban do’a atau apa. Tetiba saja malam ini semua berubah. Aku tak ingin menerka-nerka bahwa paket rasa telah sampai di hatimu. Aku tak ingin menduga-duga untuk kemudian berperang dengan kecewa.

Tapi malam ini, bolehkan saja aku bahagia. Bersama jejak tawa yang kamu tinggalkan sejak berjam lalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s