Untuk Sahabatku

 

Dan akhirnya aku selalu kembali kepadamu, berbagi rahasia-rahasia masa lalu menyakitkan. Menangisi kisah-kisah kita yang sama memilukannya. Sahabat, kamu adalah satu dari sedikit orang yang paling mengerti untuk saling menguatkan menghadapi kekejaman-kekejaman yang diberikan dunia. Satu dari sedikit orang tempat kutitipkan bahagia dan luka-luka.

Percayalah! Tak ada yang salah saat kita menangis bersama…..

Terima kasih, sahabatku. Untuk malam ini. Untuk mengangkat rahasia yang berbilang tahun menyesakkan dadaku. Kamu tahu? Meski tadi malam susah payah kukeluarkan semuanya hingga tumpah air mata tak terkendali, kini aku merasa lega. Beban itu seperti menguap saat aku memulai kata pertama, bercerita padamu.

Semoga kamu selalu dilimpahi kebahagiaan…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s