Dialog dengan Seorang Teman

Seseorang bertanya, “Tulisanmu keren deh. Kok bisa nulis kayak gitu?” Aku cuma tertawa saja. Belum tahu dia kalau dulu aku butuh waktu yang panjang buat nulis. Nggak semudah yang dibayangkan. Butuh latihan bertahun-tahun untuk mendapat ritme yang pas. Bahkan kalau lama tidak menulis, kadang suka blank juga.

“Masa kayak gitu keren? Biasa aja lah. Lagian keren menurutmu menurut orang lain belum tentu.”

“Hehehe..iya juga ya. Terus itu biasanya dapet inspirasi dari mana?”

“Ya ada lah. Banyak, dari orang-orang sekitarku aja.”

“Lah kok bisa jadi kayak gitu?”

“Kembali ke niat sih. Aku nulis tuh buat menyampaikan perasaan, biar orang mengerti.”

“Berarti tulisanmu itu perasaanmu dong?”

“Ya nggak gitu juga.”

“Berarti selama ini pengalaman pribadi, ya?”

“…….”

Kepo banget sih nih orang. Haduuuuh…

Ah sudah lah. Pokoknya aku nulis just for fun aja. Soalnya kalau lagi ada ide nggak dikeluarin itu suka mumet jadinya. Perihal mana yang kisah pribadi, mana yang nyata, mana yang fiktif, mana…………. silahkan analisis sendiri aja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s