Meracau

rainy-day.jpg

Setiap langkah di setapak yang berlainan arah denganmu, membuatku semakin sulit melepas masa lalu.

Tak pernah ada yang bernama bahagia bersama. Percaya atau tidak kebahagiaanmu terkadang seharga dengan derita di sekelilingmu. Seringkali tak disadari.

Aku hanya ingin meminta: tak bisakah sejenak saja biarkan aku lepas? Walau sementara…

Dan rindu yang datang tiba-tiba, lain kali aku mohon berikan peringatan. Atau sekedar isyarat samar. Sebelum kau porak porandakanĀ benteng rapuh yang perlahan kubangun sebagai amnion pelindung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s