Alasan

Aku pikir pada akhirnya tetap hanya mimpi
meski sepanjang usia aku mencari
aku tak pernah percaya pada diri sendiri
saat aku menemukanmu

Entah itu euforia mimpi yang mewujud
atau aku yang memang telah jatuh cinta
bahkan semenjak aku tak yakin kamu ada.
Mungkin aku terlalu cepat meninggikan harapan.

Aku mulai menemukan cacat dalam mimpi yang mewujud.
Namun cacat itu yang membuatmu semakin nyata
aku bertahan bersama rasa yang bertumbuh tanpa jeda.
mengakar.
menghujam.
meski kadang menyakiti
melukai ego
mengiris harga diri
aku mulai bertanya mungkinkah rasa tak kan ternodai?
jika ia bertumbuh bersama hinaan
bertahan dalam pusaran angin yang berhembus dari segala penjuru.

Dan aku ucapkan selamat tinggal untukmu
meski tak sedikitpun untuk menyerah pada rasa
harga diri yang terluka lebih butuh pembelaan.
Aku lelah ternistakan
oleh pandangan menghinakan yang bahkan
tak sekalipun berjabat tangan

Meninggalkanmu adalah pilihanku.
Entah kenapa kamu masih bertumbuh dalam ingatan.
Inspirasi utama yang belum terganti.
Jika inspirasi alasan terlogis,
aku tak keberatan dianggap egois.
Aku lelah mencari pembelaan.
Cukup aku menemukanmu
aku terlalu takut jika suatu hari terbangun
kamu tak lagi nyata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s